Perkelahian di Padepokan

oleh Fransisca Harrista Adiati, MPsi, Psikolog

 

Alkisah di sebuah padepokan, tinggalah seorang guru yang bijak, ia mempunyai 100 orang murid yang belajar belada diri dan kejernihan kehidupan. Suatu saat ada perselisihan diantara muridn-muridnya sehingga terbagilah menjadi dua kelompok yang sama besarnya. Masing-masing merasa kelompoknyalah yang paling kuat daripada yang lain. Perselisihan ini sudah berjalan cukup lama, hingga suatu pagi, tanpa sengaja salah seorang anggota kelompok berjalan dan menyenggol anggota kelompok lain yang kebetulan lewat hingga terjatuh. Tanpa mencoba mengetahui akar masalahnya, kejadian itu menjadi perkelahian hebat diantara keduanya dan akhirnya kedua kelompok itu pun berkelahi satu sama lain. Karena mendengar kegaduhan di luar, maka Guru pun menemui mereka dan menghentikan perkelahian itu.

Setelah mengetahui duduk perkaranya, Guru pun berkata, “Mengapa kamu saling bertengkar dan berkelahi, bukankah kalian semua saudara? Di dunia ini tidak ada yang lebih hebat, manusia hanyalah sebongkah tanah liat, yang hidupnya hanyalah ibarat singgah untuk minum sebentar saja. Tidak pantaslah diantara kamu mengagungkan diri, semua sama di hadapan Yang Kuasa, kalian saudara maka bersikaplah sebagaimana saudara. Aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan, supaya kamu seia sekata dan jangan ada
perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat
bersatu dan sehati sepikir.”
Mendengar hal itu, para murid tertunduk malu, mereka menyesal atas sikap mereka selama ini, mereka pun saling meminta maaf dan hidup rukun selamanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: