Bakti Besar Seorang Anak

Penulis : Tim AndrieWongso

“Saya rela menjadi tongkat ibu sepanjang hidupku….”

Itulah ungkapan besarnya bakti dari seorang bernama Li Yuanyuan kepada sang ibu yang lumpuh kedua kakinya.

Sekitar dua dekade silam, ketika Li Yuanyuan masih berusia 7 tahun, sang ibu mengalami kecelakaan lalu lintas yang menyebabkannya lumpuh hingga sekarang. Sedangkan, hidup sang ayah sayangnya tak bisa diselamatkan.

Sejak saat itu, Yuanyuan menjadi tulang punggung keluarga. Perempuan yang tinggal di Changchun, China, ini pun harus bekerja sebagai pemulung. Tapi, hasil kerja kerasnya habis terpakai untuk keperluan sang ibu.

Besarnya bakti Yuanyuan kepada sang ibu mendorong para tetangganya sukarela membantu mereka. Seorang tetangga yang berprofesi sebagai dokter tradisional setiap hari memberi terapi akupuntur secara gratis kepada ibu Yuanyuan. Bahkan, sang dokter “menurunkan” teknik akupuntur sederhana kepada Yuanyuan.

Rasa bakti Yuanyuan tak pernah berubah meski ia sudah menikah dan memiliki anak. Bahkan kini, ia bersama sang suami memikul tanggung jawab mengurus sang ibu. Ketika harus mengajak sang ibu ke luar rumah, menuju rumah sakit misalnya, Yuanyuan akan menggendong sang ibu sambil memangku anaknya di depan. Ajaib memang, tapi itulah yang dilakukannya. Kedua tangan Yuanyuan menyangga sang ibu, sedang sang ibu sendiri membantu merangkul cucunya dengan mengitari leher Yuanyuan.

Sudah 20 tahun lebih, hidup Yuanyuan seperti ini. Meski begitu, Yuanyuan merasa sangat bahagia karena masih memiliki seorang ibu, bagaimanapun kondisinya.

Sungguh mulia perbuatan Yuanyuan! Ia menyadari betul betapa beruntung dirinya karena ibunya masih hidup bersamanya. Sosok Yuanyuan ini sekiranya bisa menjadi bahan cerminan bagi kita masing-masing supaya kita bisa juga mengajukan pertanyaan untuk diri sendiri: “Sudahkah kita menghargai keberadaan orangtua kita dengan tulus mengasihi mereka?”

Mari kita utarakan kasih kita kepada ayah dan ibu, atau anggota keluarga lainnya, juga tak lupa pada sahabat dan sesama kita. Satu tindakan kecil, seperti senyuman tulus, mampu berdampak besar bagi kehidupan kita sendiri dan orang lain.

 

diambil dari http://www.andriewongso.com/artikel/aw_corner/4934/Bakti_Besar_Seorang_Anak/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: