WAKTU UNTUK ANAK

By: TalentaKasih

Nov 17 2011

Kategori: Renungan dan Motivasi

4 Komentar

Aperture:f/4.5
Focal Length:105mm
ISO:320
Shutter:1/100 sec
Camera:Canon EOS 5D

Seorang dokter yang bertugas di sebuah desa sedang berkeliling ke rumah-rumah warga.

Lalu ia singgah sejenak di rumah seorang petani.  Ia terkesan oleh kepandaian dan sikap ramah dari anak si petani yang menyambut kedatangannya. Usianya kira-kira 5th. Sang dokter penasaran mengapa anak itu begitu ramah.

Tak lama ia menemukan jawabannya, saat ibu anak itu tengah sibuk di dapur mencuci piring-piring dan perkakas dapur yang kotor, si anak datang kepadanya dengan membawa sebuah majalah.

“Bu, apa yang sedang dilakukan pria dalam foto ini?” Tanyanya.

Sang dokter tersenyum kagum ketika melihat ibu anak itu segera mengeringkan tangannya, duduk di kursi, memangku anak itu dan menghabiskan waktu selama sepuluh menit untuk menerangkan serta menjawab berbagai pertanyaan buah hatinya.

Setelah anak itu beranjak pergi sang dokter menghampiri ibu itu dan berujar, “Kebanyakan ibu tidak mau diganggu saat ia sedang sibuk? Mengapa ibu tidak seperti itu?”

Dengan senyum si ibu menjawab,” Saya masih bisa mencuci piring dan perkakas kotor itu selama sisa hidup saya, tetapi pertanyaan pertanyaan polos putra saya mungkin tidak akan terulang sepanjang hidup saya.”

Refleksi:

JANGANLAH KITA SEBAGAI ORANG TUA MENJADI TERLALU SIBUK DENGAN PEKERJAAN, HOBI, HEWAN KESAYANGAN, BERMAIN FB, ASYIK BBM-an dll SAMPAI-SAMPAI BEGITU SEDIKIT BAHKAN….TIDAK ADA WAKTU TERSISA UNTUK BERCENGKRAMA, BERBICARA, BERMAIN, BERCERITA DAN BERSENDA GURAU BERSAMA DENGAN ANAK.

Jika anak menghampiri Anda dan ingin mengajak berbicara, sebaiknya “HENTIKAN” apapun yang sedang anda lakukan dan jadilah pendengar yang baik bagi dia. Luangkan waktu untuk memberikan perhatian penuh Anda, bahkan jika itu hanya untuk beberapa menit pada hari-hari tersibuk Anda. Sadarilah bahwa mungkin itu tidak akan pernah datang lagi.

Sebagai Ibu, Anda mengetahui bahwa anak Anda sedang tumbuh besar saat mereka mulai mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang ada jawabannya. Carilah cara dan jawaban sebanyak mungkin.  Setelah mendapat jawabannya yang empatik, anak akan merasa nyaman. Mereka bisa mengatakan “terima kasih mama“, “terima kasih papa“, “thank you mom“, “thank you dad“, dsb. Ini karena perlakuan yang anak terima dari orang tuanya begitu baik, begitu nyaman, begitu perhatian, dsb.

Jangan sampai ketika anak punya pertanyaan, ia malah bertanya ke orang lain, atau teman yang belum tentu bisa menjawab dengan baik dan belum tentu jawaban itu bisa dipertanggungjawabkan.

Waktu yang telah dilalui, buatlah menjadi saat-saat menyenangkan dan bermakna bersama dengan anak Anda. Ingatlah, mendengarkannya bercelotek, tertawa dan bergurau bersama, atau bahkan sekadar membacakan sebuah cerita baginya, sangatlah berarti bagi kualitas hubungan Anda dan anak Anda.

Cobalah.

diambil dan dikembangkan dari http://www.ooh-gitu.com/keluarga/53-rumah-tangga/499-ibu-harus-mau-diganggu

4 comments on “WAKTU UNTUK ANAK”

  1. Jadinya kangen Ivo…besok kalau papa pulang Ivo minta ditemani kemana?

  2. Tops banget. Sangat nyata. Banyak orangtua yang kadang marah, jika anaknya banyak bertanya, padahal ia sedang sibuk sekali. Sekali lagi very inspiring.

  3. sedih melihat realita yang sesungguhnya,,bahwa kesibukan yang di alami seorang ibu atau bapak secara tdak langsung mempengaruhi pertumbuhan sang anak..,anak ingin cerdas tapi terbatas..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: